Keindahan dibalik Kaca

Mungkin disaat anda membaca keindahan dibalik kaca, anda akan berfikir keindahan apa itu? Keindahan dibalik kaca apartemen kah yang dilihat dari lantai 20. Atau keindahan bawah laut yang anda lihat dari kaca aquarium? Ya itu memang keindahan, tapi maksud saya disini adalah semua keindahan ciptaan-Nya. Lukisan-Nya dibalik dua buah kaca yang harus  dibawa setiap saat.

Pernahkah anda berfikir betapa sulitnya mengangkut dua buah kaca yang mungkin beratnya hanya beberapa gram? Betapa letihnya kuping harus menopang kedua gagangnya? Betapa risihnya anda melihat dengan noda yang menempel di bagian kaca?

Ya jika anda menggunakannya, pasti anda juga merasakannya. Merasakan betapa melihat normal itu lebih nikmat. Karena anda akan melakukannya segalanya lebih mudah. Ketika ingin membaca, menulis, menonton, menggunakan laptop, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, anda harus menopang dua kaca tersebut. Begitupula disaat anda sedang bepergian untuk melihat keindahan pemandangan. Betapa indahnya ciptaan Allah. Tetapi tanpa menggunakan dua kaca tersebut, pemandangan hanyalah kertas buram. Atau .. Pernahkah anda bermimpi menjadi seorang atlet, tetapi anda harus menopang kedua kaca tersebut? Jika ya, betapa mengganggunya bukan kedua kaca tersebut!

Tetapi di lain hal, kita harus bersyukur. Bersyukur karena Allah telah memberikan yang terbaik. Ya.. Allah masih memberikan kita penglihatan yang begitu sempurnanya. Allah masih mengizinkan kita untuk melihat betapa Indah ciptaan-Nya walau hanya dibalik kaca. Kita patut bersyukur, karena minus, silinder, ataupun plus kita tidak lebih tinggi dari mereka yang tinggi. Bersyukur karena mata kita tidak memiliki penyakit yang parah seperti katarak, buta warna ataupun yang lebih parah. Bersyukur karena Allah masih memberikan kita kesempatan untuk beribadah lebih baik kepada-Nya dengan penglihatan kita. Bukankah Allah akan menambah nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur?

Lalu bagaimana dengan kalian yang tidak harus menopang kedua kaca tersebut? Bukankah seharusnya kalian dua kali lipat lebih banyak bersyukur daripada kami? Bukankah seharusnya kalian lebih banyak melakukan hal-hal baik dengan penglihatan kalian?

Ya, mari kita gunakan penglihatan yang telah Allah berikan kepada kita sebaik mungkin, jaga mata kita dari hal-hal yang tidak baik. Hiasi keindahan mata kita dengan membaca Ayat Suci-Nya. Percantiklah kedua penglihatan kalian dengan segala kebaikan, walaupun harus dibalik dua buah kaca.

Saya memang bukan motivator yang bisa memotivasi orang lain untuk melakukan hal yang lebih baik. Saya hanya ingin sekedar mengingatkan diri saya sendiri dan sesama. Karena beberapa waktu yang lalu pak guru bilang “ah, tak perlu jadi guru tuk ingatkan adik belajar, juga tak perlu jadi polisi tuk ingatkan kehati-hatian berkendara”. Maka saya tak harus jadi penulis terkenal bukan, untuk saling mengingatkan? 😀

“Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal sholeh yang Engkau Ridhoi, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam hamba-hamba yang shaleh”

Amin. 🙂

(QS. An Naml: 19)

Advertisements
Categories: fougie | Tags: , , , , | 5 Comments

Post navigation

5 thoughts on “Keindahan dibalik Kaca

  1. alhamulillah, semoga kita diberikan hati yang lapang tuk terus bersyukur, bukan menggumam ketidakpuasan karunia yang maha lebih dari apapun ini, bersyukur maka nian tambahlah nikmat Ilahi. amin.

  2. hehe, ngomong-ngomong, pict nya buku bahasa turki tuh hehe 😀

  3. amin ya Allah 🙂

  4. aiiih ajarin gue bahasa turki dong sensei. pengen bisa juga nih :’)

  5. haha itu tuh yang di pict aja baca hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: