Cerita Singkat tentang Perjalanan Rasa

Bismillahirrohmanirrohim

“Aku ragu ada dan tiadaku. Namun cinta mengumumkan aku ada”- M. Iqbal

Syukurku padaMu Robbi, telah Kau temukanku dengan Imamku. Jadikan Ia penyejuk hatiku & pembimbingku untuk lebih dekat denganMu.

Hanya perjalanan singkat

Akhir tahun 2012, seorang pemuda yang mencoba memberikan sinyal kepada hati saya. Sedangkan saya tidak kenal sebelumnya. Ia mengaku kalau ia adalah adik dari sahabat mama saya. Saya hanya menjawab obrolannya dengan singkat dan cuek. Tidak ada rasa ingin tau. Ia mencoba memberikan pesan modus basa-basi lewat bbm yang memang bbm masih sangat eksis saat itu. Sayangnya radar hati saya sedang tidak berpihak padanya. Bukan dia yang saya harapkan.

Beberapa bulan Istikhoroh yang saya lakukan untuk pria lain sebelum “pemuda itu” belum berbuah apa-apa. Sedangkan perbincangan singkat dengan pemuda itu masih saya lakukan. Rasa takut menyelinapi hati. Tak ada niat untuk memberikan harapan pada pemuda itu, saya putuskan untuk mengatakan kepadanya bahwa saya memang masih sendiri, namun hati saya sudah untuk seseorang. Dalam sekejap berakhirlah perbicangan saya dengan pemuda itu. Tak ada lagi sapa basa basi. Rasa senang.

Saya mulai membuka diri dengan mama, membicarakan apa yang saya rasakan. Anak gadis sulungnya ini sudah mulai merasakan kebingungan akan rasa. Semua. Semua hal saya bagi dengannya.

Liburan pergantian tahun ternyata keluarga mengajak saya liburan di Jogja. Saya menolak. Tidak, saya tidak akan ikut. Saya malu jika harus bertemu seorang pemuda itu. Jogja itu kecil dan siapa yang tau kalau saya akan bertemu dengannya. Tetapi ternyata saya tetap harus kesana, beruntung saya tidak menemukan sosoknya. Tidak beruntungnya adalah pemuda itu memulai lagi pembicaraan baru. Di awal tahun 2013. Yang saya takuti pembicaraan ini akan berlanjut seterusnya. Ternyata benar. Ada lagi basa basi yang muncul. Tapi ini bukan sekedar modus. Ada hal yang mulai menarik perhatian saya.

Allah perlahan mulai mengarahkan saya untuk memberikan kesempatan kepada seorang pemuda itu. Allah izinkan saya melunakkan hati saya untuk mulai membuka diri dan menjauhkan ego cuek. Namun istikhoroh tetap saya jalani, mengharap petunjuk dariNya.

Hanya silang beberapa bulan. Tepat pada bulan Maret 2014, Ia mengajak saling ngobrol tatap muka. Ia yang waktu itu sedang bekerja di Surabaya sepertinya benar-benar menyempatkan waktu untuk mengatakan niat keseriusannya. Saya sempat menolaknya, tapi setelah saya pikir tak ada salahnya jika memang itu niat serius yang akan dia lakukan.

Canggung. Belum pernah sebelumnya saya bepergian dengan lelaki yang bukan mahram hanya berdua. Itu perjalanan singkat yang diizinkan oleh ayah saya. Pemuda itu mengatakan niatnya bahwa Ia tertarik dan ingin melanjutkan hubungan serius dengan saya. Dengan izin Allah saya menjawab Ya.

Entah. Jangan Tanya kenapa. Sampai sekarang juga saya tidak tau mengapa saya bisa menjawab Ya. Pasti Allah yang menguatkan hati saya dan menudahkan lidah saya untuk menerimanya. Semoga ini jawaban istikhoroh yang saya lakukan. Esoknya Ia menemui Ayah saya dan mengatakan bahwa Ia akan menikahi saya. Luar Biasa! Kagum. Baru sekali ketemu langsung ingin mepersunting saya. Ckck. Ayah saya menyerahkan semuanya kepada saya. Tidak mengikat. Beliau masih membebaskan aktifitas saya dengan kuliah yang saya jalani.

Pemuda yang baru saya kenal. Pemuda jauh dari Jogja yang bekerja di salah satu perusahaan swasta di Surabaya. Pemuda yang penuh percaya diri akan meminang saya. Semoga niatnya benar-benar Lillahita’ala.

Seminggu dua minggu seperti biasa, saya masih menganggapnya hanya sekedar perkenalan. Belum ada tumbuh benih cinta. Yang saya yakin hanya rasa percaya. Percaya Ia bisa menjadi Imam saya. Setiap hari Ia selalu memberikan motivasi baru yang bisa membuat saya luluh dengan segala ceritanya. Hubungan Jarak Jauh. Saya tidak berani mengatakan ini adalah ta’aruf.

Tiga bulan tidak bertemu dengan rasa yang masih sama. Ia mengundang saya ke pernikahan kakaknya di Jogja. Kami bertemu dan saya dikenalkan oleh saudara kandung dan keluarga lainnya. Di sanalah saya baru menyadari bahwa ini hal serius. Hal yang tidak sama seperti orang pacaran lainnya. Sepulang dari Jogja saya mulai bertekad untuk menjaga diri dan kehormatan saya untuknya. Calon Imam yang sudah memperjuangkan saya.

Saya hapus segala lembaran lama dan harapan-harapan lama yang tak kunjung datang. Tak ada lagi pria lain. Saya benar benar mulai menjaga diri. Karna saya tau, jika saya ingin Pria soleh saya tidak harus menuntut mencarinya. Tetapi saya harus berusaha menjadi wanita solehah. Maka akan datang pria soleh untukmu. QS An.Nur Ayat 26. “Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik”.

Awal perjanjian pernikahan adalah ketika saya lulus kuliah. Namun Ia selalu memberikan cerita-cerita yang membujuk saya untuk segera menikah. Tak baik jika terlalu lama menunda, hal baik harus disegerakan, katanya. Jujur saya sangat bingung. Kembalilah Allah yang selalu sedia menjadi petunjuk saya. Saya bicarakan dengan kedua orang tua dan mereka sangat bersyukur. Memang itu yang beliau mau, karna tidak ada yang tau dengan menunda dosa akan bertebaran. Menikah adalah ibadah.

Banyak buku yang harus saya baca untuk menambah keyakinan saya untuk menikah, selain istikhoroh dan mufakat. Saya kurangi membaca novel-novel kegemaran, saya menukarnya dengan bacaan-bacaan tentang pernikahan (irit duit). Diantaranya buku Ust. Felix Siauw (Udah Putusin Aja),  Salim Al-Fillah (Nikmatnya Setelah Pacaran, Agar bidadari cemburu padamu), Ikhsanun Kamil & Foezi (Jodoh Dunia AKhirat), Indra & Nunik Noveldy (Menikah Untuk Bahagia), dan banyak lagi macamnya. Saya juga banyak membaca kisah inspirasi melalui blog, tumblr, dan sebagainya. Mendengar kisah mereka yang nikah muda, nikah disaat masih kuliah, dan bertukar pikiran dengan senior kampus saya sendiri yang sekarang sudah memiliki anak disaat wisuda bahkan membuat komunitas ibu muda.

Banyak hal yang harus saya pertimbangkan. Bagaimana wataknya. Bagaimana sifat aslinya (sedangkan pertemuan hanya sekali dalam 3 bulan). Bagaimana kesanggupannya mencari nafkah. Bagaimana saya harus tinggal dan meneruskan kuliah jika Ia masih di Surabaya. Bagaimana dengan orang tua dan saudara kandungnya. Bagaimana kebaikan-kebaikan lainnya yang merupakan wajib dipikirkan sebelum menikah. Alhamdulillah ternyata pemuda ini siap lahir dan batin. Allah mudahkan Ia untuk mutasi ke Jakarta pada Oktober 2013.

Disamping banyak yang mendukung, banyak pula saudara yang menentang. Mulai dari kakek nenek, tante atau om yang meragukan kesiapan atau perkuliahan saya. Saya jelaskan niat saya menikah untuk dan karna Allah. Dengan Allah semua insyaAllah dipermudah, baik itu urusan kuliah atau rumah tangga saya kelak. Saya pasti tetap butuh bimbingan dan bantuan orang tua dan keluarga. Semua saya serahkan padaNya.

Setelah saya menjelaskannya. Dengan izin Allah mereka setuju dengan niat baik kami. Allah beri kami banyak kemudahan. Inilah alasan saya yakin untuk menikah. InsyaAllah akhir tahun 2014, setelah selesai kegiatan PPL. Persiapanpun dimulai.

Aktifitas perkuliahan saya jalani seperti biasa. Belum ada sahabat yang saya beritahu berita baik ini, mungkin nanti akhir Agustus. Ini agar saya saya dapat fokus menjalani kuliah. Lika-liku ujian dalam persiapan pasti ada, namun Allah Yang Maha Baik selalu mempermudah.

Tak terasa Bulan November datang tanpa dijemput. Pelaksanaan dimulai tanggal 27 November 2014 dengan acara adat malam bainai. Acara pelepasan, doa, dan nasehat dari keluarga untuk calon mempelai wanita.

Lusa 29 November 2014 acar inti. Akad nikah. Semua berjalan lancar. Alhamdulillah. Hanya dalam hitungan detik, sudah berganti status saya. Berpindahlah tanggung jawab dari papa ke pemuda itu. Arsy Allah berguncang. Semoga Allah meRidhoi dan mengirim RahmatNya kepada kami. Pemuda itu kini sudah sah menjadi suami saya. Pemuda yang dulu tidak saya harapkan kini selalu menjadi yang saya banggakan. Ialah Syukri Rahmad.

Esoknya kami jalani dengan resepsi di Manggala Wanabakti dengan niat berbagi kebahagiaan, saling mendoakan, silaturahim, dan mensyukuri kelancaran acara yang Allah mudahkan untuk kita semua. Benih cintapun tumbuh karna terbiasa. Alhamdulillah.

 

Izinkan aku Rabb menikah dengannya,

Agar orang tua Bahagia,

Rasulullah Bangga,

dan Engkau Semakin Cinta  – JDA

IMG_7433

Advertisements
Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , | 1 Comment

Dari Diri Sendiri

 Jika kamu ingin dunia yang lebih baik,

Terdiri dari negara-negara yang lebih baik,

Dihuni oleh bangsa-bangsa yang lebih baik,

Diisi dengan provinsi-provinsi yang lebih baik,

Tersusun dari kota-kota yang lebih baik,

Berisi lingkungan-lingkungan yang lebih lebih baik,

Dihuni oleh keluarga-keluarga yang lebih baik,

Maka kamu harus memulai dengan menjadi…..

ORANG YANG LEBIH BAIK

– Tony Evans-

be your(best)self bro!

Categories: Uncategorized | Tags: , , | 1 Comment

Celengan Rindu

Sebuah lagu  aliran acoustic ballad dari musisi indie asal kota Parahiyangan, Bung Fiersa Besari

avatars-000018090525-f9l8mk-crop

Aku kesal dengan jarak yang sering memisahkan kita

Hingga aku hanya bisa berbincang denganmu melalui Whatsapp

Aku kesal dengan waktu yang tak mau berhenti bergerak

Barang sejenak agar aku bisa menikmati tawamu

Ingin aku berdiri disebelahmu

Menggenggam erat jari-jari mu

Mendengarkan lagu sheila on 7 seperti waktu itu saat kau disisiku.

Dan tunggulah aku disana memecahkan celengan rinduku

Berboncengan denganmu mengelilingi kota

Menikmati surya perlahan menghilang

Hingga kejamnya waktu menarik paksa kau dari pelukku

Lalu kita kembali menabung rasa rindu

Saling mengirim doa

Sampai nanti sayangku

Jangan matikan HP mu

Kau tau aku benci khawatir saat kau tak mengabari

Aku tak suka bertanya-tanya

Ingin ku bakar dia yang sering mention-mentionan denganmu di Twitter

Namun kau selalu meyakinkanku tuk tumbuhkan percaya

Bukan rasa curiga

Dan tunggulah aku disana memecahkan celengan rinduku

Berboncengan denganmu mengelilingi kota

Menikmati surya perlahan menghilang

Hingga kejamnya waktu menarik paksa kau dari pelukku

Lalu kita kembali menabung rasa saling rindu

Saling mengirim doa

Sampai nanti sayangku

Hingga kita bertemu

Fiersa Besari – Celengan Rindu

 

 

Categories: music | Tags: , , , | 2 Comments

Harapan dibalik Perkuliahan Pengembangan Bahan Belajar Cetak (PBAC)

Pengembangan Bahan Belajar Cetak merupakan salah satu mata kuliah semester 5 pada Prodi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, khususnya pada konsentrasi media. Mata kuliah ini memang tidak diwajibkan untuk semua konsentrasi, tetapi menurut pendapat para senior mata kuliah ini memiliki banyak manfaat untuk kedepannya. Tetapi mengapa harus mengambil mata kuliah Pengembangan Bahan Belajar Cetak (PBAC)? Tentu ada harapan dibalik itu semua.

Sebelumnya mari saya ulas sedikit tentang Pengembangan Bahan Belajar Cetak (PBAC)

Untuk awal perkuliahan saya baru mengenal sedikit tentang Pengembangan Bahan Belajar Cetak (PBAC). Pengembangan Bahan Belajar Cetak (PBAC) merupakan mata kuliah yang membahas bahan belajar yang fungsinya adalah sebagai sumber belajar bagi murid dan sumber pembelajaran bagi guru. Di luar sana sudah banyak sumber belajar berbentuk elektronik yang berkembang pesat, tetapi bahan belajar cetak cetak ini masih dipergunakan sebagai salah satu sumber belajar yang paling utama.

Bahan belajar cetak mempunyai kontribusi yang tidak sedikit dalam proses pembelajaran. Hampir sebagian besar proses pembelajaran pada berbagai tingkatan menggunakan bahan belajar cetak sebagai sumber utama, karena sampai saat ini masih merupakan media yang paling mudah diperoleh. Kelebihan lain dari bahan belajar cetak adalah tidak diperlukannya alat yang khusus dan mahal untuk memanfatkannya dalam hal ini mengembangkan kemampuan siswa untuk mampu belajar tentang fakta dan mampu mengerti prinsip-prinsip umum dan abstrak dengan menggunakan argumentasi yang logis. Selain itu sumber belajar cetak juga praktis, mudah dibawa-bawa, mudah dijangkau di kota maupun pelosok, harga relatif murah dan terjangkau, serta tidak memerlukan koneksi internet.

Lalu apa saja yang saya harapkan setelah mengikuti mata kuliah Pengembangan Bahan Belajar Cetak (PBAC)?

  1. Yang pertama tentunya dapat memahami, menguasai, dan menjelaskan apa saja  dasar-dasar teori dari pembuatan bahan belajar cetak. Dimulai dari pengertian, jenis-jenis, sejarah, dan kaitan antara bahan belajar cetak dengan jurusan saya sendiri yaitu Teknologi Pendidikan
  2. Dapat menganalisis kurikulum yang akan dijadikan bahan belajar cetak. Walaupun kami terbagi dari beberapa konsentrasi, tapi tidak mengindahkan bahwa kami mampu untuk menyusun dan menganalisis kurikulum yang akan dijadikan modul atau bahan belajar cetak.
  3. Dapat membuat bahan belajar cetak sesuai kebutuhan dan karakteristik sasaran (peserta didik). Bahan belajar cetak di sini tentu tidak hanya bahan belajar cetak biasa, melainkan saya mampu terlebih dahulu menganalisis untuk siapa bahan belajar cetak tersebut digunakan, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu dapat membuat inovasi bahan belajar baru dengan mengaplikasikan ilmu-ilmu teori mendasar dari pembuatan bahan belajar cetak. Mulai dari grafika penulisan yang menarik dan sesuai prinsip desain pesan (desain, tata letak, huruf, spasi). Isi dan materi bahan belajar yang sesuai dengan sasaran (peserta didik. Serta menggunakan kalimat yang mudah dipahami pembaca sehingga informasi dapat tersampaikan.
  4. Mampu mengemas bahan belajar cetak yang menarik. Selain isi dan konten yang perlu diperhatikan adalah cover (jika bahan belajar  berbentuk buku). dapat membedakan mana jenis kertas yang baik, lalu disain cover yang menarik perhatian pemakai, kulit pengaman dan perekat yang pantas sehingga menghasilkan bahan belajar yang baik.
  5. Mampu mengevaluasi dan menilai bahan belajar cetak sesuai dengan aspek dan kriteria yang berlaku
  6. Dapat memfasilitasi guru dan peserta didik. Sesuatu yang dikerjakan akan sia-sia jika tidak membawa manfaat bagi diri sendiri dan sesama. Maka dari itu saya mengharapkan bahan belajar yang kelak nanti saya kembangkan dapat bermanfaat dan membantu guru dalam menyampaikan isi materi pelajaran. Serta mempermudah peserta didik menerima informasi tersebut.

Selain itu bila dikaitkan dengan program studi yang saya ambil, pemanfaatan bahan belajar cetak ini sesuai dengan visi,misi, dan pengertian Teknologi Pendidikan itu sendiri. Salah satunya yaitu  Teknologi Pendidikan (TP) dapat memfasilitasi belajar dengan berbagai media. Maka dari itu saya sebagai mahasiswa TP mengharapkan saya dapat memfasilitasi belajar yang baik dan tepat sasaran.

Intinya dari  keempat harapan diatas yaitu setelah menyelesaikan perkuliahan ini saya mampu memahami, menganalisis, membuat, dan mengevaluasi bahan belajar cetak yang pastinya sesuai dengan warna Teknologi Pendidikan.

 

books-colorful-stack

Categories: Teknologi Pendidikan | Tags: , , , | Leave a comment

TOP SECRET: The Billionaire

Bagi kalian yang mau jadi pengusaha muda wajib nonton ini gan!! (padahal gue telat banget baru nonton sekarang ._.)

Hehe, kenapa wajib? Karna nih film benar-benar ngasih motivasi ke anak muda dalam melakukan suatu pekerjaan.

Gue ga bakal nulisin gimana jalan cerita atau sinopsisnya, karna kesuksessan pasti butuh proses. Jadi kalian nonton sendiri aja. hehe tapi intinya film diangkat dari kisah nyata pengusaha muda (TOB Ittipat) yang ciptain cemilan keripik rumput laut “Tae Kao Noi”. Dia memulai usahanya dari usia 19 tahun dan sekarang dia udah jadi billionaire muda gan! Aksi dan berani ambil resiko!

19440_002

 

tumblr_maaw0szvSr1qakugro1_500

“Ketika kita menghadapi suatu masalah, kita tidak boleh menyerah.

Kita boleh jadi kehilangan segalanya, tapi kita tidak boleh kehilangan semangat kita.

Jika kita menyerah, permainan akan berakhir

Jika kita tidak menyerah, permainan akan berlanjut”

Categories: movie | Tags: , , , | Leave a comment

Cuma mau bilang..

Cuma mau bilang, udah lama sekali saya ga ngisi blog, bukan karna sibuk sama tugas tapi karna malas hihi

Cuma mau bilang, selamat berlibur buat kalian anak UNJ walaupun ngisi krs-nya masih ngegantung

Cuma mau bilang, puasa tahun ini berasa cepat sekali tapi banyak aktifitas yang bisa dikerjain

Cuma mau bilang, gagal deh liat langsung steveG plus nonton lfc pas ke indo gara-gara izin ga turun, padahal udah ditawarin tiketnya.

Cuma mau bilang, saya kalo masak pasta gagal terus 😦

Cuma mau bilang, rencana lebaran tahun ini di kampung orang lagi

Cuma mau bilang, kalau saya rindu sama yang jauh di sana

Udah Cuma mau bilang itu aja kok, sekian 🙂

 

Categories: Uncategorized | Tags: , | Leave a comment

Raja dengan 4 Istrinya

Sudah lama tak bersua hei wordpress. Sekalinya ngeblog, malah ngepost tugas ckck. Tapi kali ini ga, hehe. Bosen sama tugas akhir, gue malah asik-asikan sama EURECLE!

Oh iya, gue baru aja baca sepenggal ceritanya Andi Arsyil Rahman Putra. Ituloh pemeran Furqon di film KCB, trus Robi di Tukang Bubur Naik haji hehe. Nah, gue tertarik sama alurnya cerita pendeknya dia, romantis sekali haha. Nah ini nih ceritanya (singkat aja ya)…

Seorang Raja yang memiliki 4 orang Istri, disaat tak ada seorangpun yang bisa mengobatinya Ia tersadar bahwa ajalnya sudah mendekat. Sang rajapun memanggil 4 orang istrinya satu persatu

Yang pertama dipanggil adalah istrinya yang ke-empat

“Sayangku, beberapa hari lagi aku akan meninggal dunia. Setelah kematianku, akan merasa kesepian tanpa dirimu disisiku. Maukah kau ikut bersamaku?”, pertanyaan si Raja

Tidak mau! Aku akan tetap disini. Aku akan berdoa saat kau dimakamkan. Tapi tak akan lebih dari itu”, dengan gegas istri keempat keluar.

Mendengar istri keempatnya yang amat cantik dan masih muda berkata kasar membuat hati Raja remuk. Lalu dipanggil istri keduanya, dengan pertanyaan yang sama.

Dan istri kedua berkata dengan penuh penyesalan, “ Maafkan aku, aku tak bisa menemanimu setelah kematianmu. Aku hanya bisa menemanimu sampai liang kubur”.

Weits tambah remuk tuh hati si Raja hehe. Bayangin istrinya yang paling cerdas dan didambakan semua pria, malah berkata kasar seperti itu ckck. Nah abis itu lanjut ke istri ketiga dengan pertanyaan yang sama.

Dengan kasar istri ketiga menjawab, “ Itu tidak akan kulakukan, namun tenanglah aku akan membuatkan upacara pemakaman yang mewah untukmu, setelah itu aku akan pergi dengan putramu”.

Mendengar kata-kata si istri ketiga raja marah dan amat terguncang. Secara istri yang menggairahkan itu tidak mau menemaninya. Dengan perasaan remuk Raja langsung memanggil istri pertamanya yang lusuh, rapuh, dan sudah tua. Lalu bertanya dengan pertanyaan yang sama.

Dengan santun istri pertama menjawab,” Tentu saja aku akan menemanimu kemanapun kamu pergi, aku akan pergi bersamamu. Aku akan setia kepadamu”.

Menyesal, Raja menggumam, “kalau saja aku bisa merawatmu dengan baik saat aku mampu, tidak akan kubiarkan kau seperti ini, istriku”.

Apa sampai sini saja ceritanya?

Haha iya sampai sana saja akhirnya.

*ehem* Tapi sesungguhnya, kita punya 4 istri loh dalam kehidupan ini. (kalau bagi yang cewek suami kali yaa hehe). Istri yang keempat , adalah tubuh kita. Secantik atau setampan apapun fisik kita akan hilang. Seberapa banyak harta yang kita korbankan untuk terlihat menawan, semua akan hilang. Saat kita meninggal itu tidak akan berarti sama sekali.

Istri yang ketiga adalah keluarga, kerabat, dan teman-teman. Sedekat apapun kita, tidak akan bisa menemani kita selamanya. Hanya sampai kuburlah Ia menemani.

Istri yang kedua adalah status sosial dan kekayaan. Saat kita meninggal, semuanya akan pergi dengan yang lain. Mereka akan berpindah, dimiliki orang lain, dan melupakan kita.

Sedangkan istri yang pertama adalah amalan kita. Mungkin kita sering mengabaikan, melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Ia adalah segala perbuatan yang telah kita lakukan, baik ataupun buruk. Namun itulah yang akan selalu menemani kita.

Dan apa kalian tahu bahwa hanya amal kebaikanlah yang mampu menolong kita di akhirat kelak? Perbuatan baik dan buruk sekecil apapun itu kelak akan dibalas. Jadi kenapa tidak kita percantikkan diri dengan amal perbuatan baik. Agar tidak menyesal di kemudian hari. 🙂 😀

 

tumblr_mexad6ayQY1reto07o1_500

 

 

 

 

Categories: novel | Tags: , | 2 Comments

Apakah perkuliahan melalui FB merupakan suatu Inovasi ?

I.                PENDAHULUAN

I.I Latar Belakang

Inovasi adalah suatu gagasan, objek benda, atau kegiatan yang dianggap baru yang bertujuan untuk mendorong seseorang sebagai penggunaannya, bekerja dan bekarya lebih baik dari sebelumnya. Dalam dunia pendidikan kini sudah banyak terdapat inovasi-inovasi. Misalnya saja Blended learning yang tidak hanya memanfaatkan pembelajaran tatap muka tetapi juga pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh dapat memanfaatkan banyak metode seperti pemberian modul, CD pembelajaran interaktif, ataupun online leraning dengan pemanfaatan media sosial.

Jurusan Teknologi Pendidikan UNJ telah menerapkan pembelajaran online learning pada mata kuliah Difusi Inovasi Pendidikan, yang berbentuk forum grup diskusi melalui facebook. Dimana dosen memberikan pertanyaan dan meminta mahasiswanya untuk berpartisipasi menjawab dan memberi tanggapan. Pada kesempatan kali ini kami sebagai mahasiswa akan men-survey apakah perkuliahan melalui FB merupakan suatu Inovasi atau bukan.

1.2   Pertanyaan

Apakah forum grup diskusi Difusi Inovasi Pendidikan ini termasuk inovasi dalam mata kuliah ini ?

Kalau anda jawab “YES”, atau “ NO” atau “YES&NO” berikan alasan yang mengacu pada teori Rogers dan Reigeluth!

  1. Hitung dan tabulasi berapa jumlah yang “aktif” (menjawab) serta berapa yang “pasif” (tidak menjawab)!
  2. Hitung dan tabulasi dari yang mahsiswa yang aktif dan berapa yang memilih “YES”, “NO”, dan “YES & NO”!
  3. Kategorisasi/klasifikasi serta hitung frekuensinya. Misalnya yg memilih “YES”, “NO”, “YES&NO”, apa saja alasan, dan hitung yang alasan yang sama!

1.3   Tujuan

  1. Mengidentifikasi mahasiswa yang ikut berpartisipasi di forum DIP FB
  2. Mengidentifikasi pilihan mahasiswa TP Reguler 2011 mengenai forum diskusi DIP di FB apakah termasuk inovasi atau bukan. Pilihannya adalah “YES”, atau “ NO” atau “YES&NO”
  3. Mengelompokan mahasiswa TP Reguler 2011 berdasarkan alasan mereka

 

1.4   Manfaat 

Agar dapat menganalisis jawaban atau tanggapan dari mahasiswa TP Reguler 2011 mengenai perkuliahan melalui forum Facebook yang merupakan inovasi atau bukan . Dan dapat mengelompokkan mahasiswa berdasarkan alasan yang mereka berikan dari pilihannya. Sehingga mahasiswa menjadi lebih aktif dan kritis terhadap inovasi dalam perkuliahan.

1.5   Responden

Seluruh mahasiswa Teknologi Pendidikan Reguler UNJ 2011 yang mengikuti mata kuliah Difusi Inovasi Pendidikan berjumlah 39 orang.

1.6   Teknik

Teknik yang digunakan yaitu dengan menghitung, mengamati serta mengelompokkan jawaban mahasiswa pada forum DIP FB Reguler 2011 sesuai dengan pilihan serta alasannya masing-masing.

 II.            HASIL SURVEY

 1.    Jumlah Yang Menjawab dan Tidak Menjawab

2

2.    Jumlah Yang Menjawab ‘Yes’,’ No’ dan ‘Yes&No’

3

3.    Kategori Jawaban yang Sama Berdasarkan Alasan dari 24 orang yang menjawab

4

5

6

 III.       PEMBAHASAN

Dari data  hasil survey yang saya dapatkan pada 24 maret pukul 15.33,  terdapat 24 orang mahasiswa yang aktif menjawab forum diskusi dan 15 orang yang tidak merespon atau masih pasif keterlibatannya dalam forum diskusi DIP tersebut.

Dari 24 mahasiswa menyatakan pendapat yang berbeda-beda mengenai forum diskusi ini merupakan inovasi atau bukan. Diantara mereka ada yang berlandaskan dari teori Reigeluth yang mengatakan inovasi adalah suatu proses perubahan secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam mencapai suatu tujuan tertentu untuk memperbaiki sistem yang telah ada sebelumnya. 5 orang yang beranggapan “Yes”, forum  facebook merupakan inovasi bagi mereka karena mereka baru merasakan dan  ini merupakan hal baru dalam mata kuliah DIP. Lalu 5 orang yang berpendapat “No”, forum facebook bukan sebuah inovasi dalam mata kuliah DIP, karena ini hanyalah hal lain dalam penerapan e-learning. Selain itu forum diskusi ini juga kurang menyeluruh, disebabkan tidak semua anggota mahasiswa mengikutinya. Penerapan forum ini juga sudah pernah dilakukan pada mata kuliah lain sebelumnya.

Sedangkan bagi mereka yang berlandaskan pada teori Rogers yaitu inovasi merupakan “ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh suatu individu atau kelompok”. Jadi sesuatu dikatakan inovasi menurut “penerima inovasi” itu sendiri, berpendapat “YES&NO” sebanyak 14 orang. Mereka beralasan bahwa forum diskusi ini dikatakan Yes karena Forum ini hal baru dalam perkuliahan, dan dikatakan No karena forum tidak menyeluruh, selain itu forum diskusi FB ini juga sudah pernah dilakukukan oleh angkatan sebelumnya dan tidak tahu apakah akan berkelanjutan atau tidak

 IV.         PENUTUP

1.1 Kesimpulan

Berdasarkan data dan alasan hasil survey mahasiswa reguler jurusan Teknologi Pendidikan angkatan 2011, mayoritas responden memilih “YES&NO” untuk forum DIP, kebanyakan alasan dari mereka adalah forum ini dapat dikatakan inovasi atau tidak tergantung dari individu yang menilainya, selain itu forum ini hanyalah betuk lain dari online learning yang sebelumnya telah digunakan pada mata kuliah yang lain. Dan belum diketahui apakah forum ini masih berkelanjutan setelah perkuliahan DIP selesai.

1.2 Saran

Sebaiknya forum diskusi ini terjadwal dengan baik, sehingga mahasiswa lebih disiplin dalam memposting tugas. Mahasiswa juga diharapkan lebih sering mengakses internet (membuka forum diskusi ini), agar tidak ada mahasiswa yang ketinggalan untuk menerima informasi, tugas, dan ilmu baru mengenai mata kuliah Diskusi Inovasi Pendidikan.

 

 DAFTAR PUSTAKA

  • Dewi, Salma P. 2012. Wawasan Teknologi Pendidikan First Edition. Jakarta: Kencana
  • Roger, Everett M. 1995. Diffusion of Innovations Four Edition.New York: The Free Press
Categories: Uncategorized | Tags: , , , | Leave a comment

Children Learn What They Live

tumblr_lulxbrOZpx1qgsl0do1_500

 

By Dorothy Law Nolte, Ph.D.

If children live with criticism, they learn to condemn.

If children live with hostility, they learn to fight.

If children live with fear, they learn to be apprehensive.

If children live with pity, they learn to feel sorry for themselves.

If children live with ridicule, they learn to feel shy.

If children live with jealousy, they learn to feel envy.

If children live with shame, they learn to feel guilty.

If children live with encouragement, they learn confidence.

If children live with tolerance, they learn patience.

If children live with praise, they learn appreciation.

If children live with acceptance, they learn to love.

If children live with approval, they learn to like themselves.

If children live with recognition, they learn it is good to have a goal.

If children live with sharing, they learn generosity.

If children live with honesty, they learn truthfulness.

If children live with fairness, they learn justice.

If children live with kindness and consideration, they learn respect.

If children live with security, they learn to have faith in themselves and in those about them.

If children live with friendliness, they learn the world is a nice place in which to live.

Categories: novel | Tags: , , | Leave a comment

Seuntai Rindu

Hei Serambiku, apa kabar dirimu di sana?

Kudengar ada kabar buruk menghampirimu. Hei ceritakan padaku, apa yang terjadi. Bukankah semua seharusnya baik-baik saja. Kudengar kini kau sedang terkulai lemah. Apa yang salah pada dirimu? Di saat mereka para santri merusak kulitmu, kau tetap sabar. Berkali-kali gempa mengguncang, kau tetap kuat. Bahkan api menghabiskan setengah dirimu, kau masih tegar. Malah kau tambah terlihat anggun setelahnya. Lalu apa yang terjadi? Mengapa batinmu terlihat lunglai?

Hei, kau harus tetap kokoh. Tegakkan kepalamu. Apa kau tau, diluar sana kami sedang mengkhawatirkanmu. Kami tidak akan meninggalkanmu seorang diri. Teruslah mengejar mimpimu. Menjadikan generasi bangsa yang berakhlak mulia. Teguhkan dirimu untuk mampu berdiri tegak dengan gagah membawa panji-panji-NYA.

Tenanglah Serambiku, karena di sini kami akan terus memelukmu dengan do’a

 

Salam rindu dari kami para Santri

4 Januari 2013

 

SONY DSC

Categories: Uncategorized | Tags: , , , | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.