sepotong cinta dalam diam -asmanadia-

siapa ga kenal asma nadia? hem iya penulis muslimah yang udah nerbitin buku-buku hebat. hem pengen deh jadi kaya teteh asmanadia :” . oke gue habis terkesima nih sama salah satu cerpen teteh asmanadia yang satu ini. sebenernya ini cerpen udah lama hehe cuma posting yang tertunda aja. oke lanjut ! judul cerpennya teh asmanadia yang satu ini “sepotong cinta dalam diam

oke ini kisah seorang lelaki gitu, yang suka nulis diary mungkin. dan kalo gue tangkep nih ya dia suka sama seorang gadis muslimah gitu ga sengaja ketemu di teras masjid. tapi nih lelaki ga pernah nyatain cintanya. secara gaboleh boy pacaran hehe. tapi entahlah nih lelaki tetap ga bosen menanti, soalnya tuh akhwat inspirasi dia buat nerbitin berbagai novel dan berubah ke arah yang lebih baik. lelaki itu memanggilnya dengan sebutan ‘perempuan’ (dalam diary atau suratnya)

tahun demi tahun di pendem eh ternyata itu akhwat udah dilamar ikhwan lain dan menikah. aduh kalo gue sih miris ya jadi si lelaki penulis diary itu. dan tahun demi tahun si lelaki penulis diary tetep menjaga cinta sucinya, dia yakin kalau tuh akhwat jodoh dia. Walau sekarang itu si ‘perempuan’nya udah milik orang lain dan punya anak, si lelaki penulis diary percaya jagoan kecil itu (anak si perempuan) bakal ngejagain ‘perempuannya’. tapi sayang dengan seiring berjalannya waktu penyakit si lelaki penulis diary tambah parah. dan akhirnya si lelaki peulis diary meninggal dunia.

ternyata sebelum hari meninggalnya si lelaki penulis diary mengumpulkan kumpulan diary atau surat yang ingin diberikan ke ‘perempuan’ tersebut, disertai dengan mukena, sarung, Al-Qur’an, sejumlah uang, dan cincin bermata satu lalu dibungkus menjadi satu dengan niat isi tersebut sampai kepada si ‘perempuan’. dan ini surat terakhirnmya :’)

Bungkusan itu sampai pada alamat yang tepat tapi sayang, penunggunya bukan si ‘perempuan’ yang sama. alias orang lain

hem Subhanallah yaaa cerpennya teteh asma nadiaaa. pokoknya keren banget cara penyampaian pesannya :).  Bagi-bagi ilmunya dong teh :D

Categories: novel | Tags: , , | 5 Comments

Post navigation

5 thoughts on “sepotong cinta dalam diam -asmanadia-

  1. wahab

    hmm,, dalam kehidupan nyata dikau, bilangin sama ikhwan, jng suka dipendem, atau dikau yg memberi sinyal, ga usah pacaran langsung aja ke itu tuh hehehe,, peace :D

  2. hahaha dasar cubaw, nah ikhwannya nih belum ketemu siapa *eh hahaha :D

  3. Susanti Trisnawati

    buku ini,, apakah masih ada ?? info yahh

  4. umi alya

    Penasaraan bgtt deeh ,cerpen mba asma emng top bgtt pastinyoo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,643 other followers

%d bloggers like this: